Logopit-1595379189656

Diduga Salahi Kontrak , Penyedia Pekerjaan Terancam dilaporkan

*Tim Investigasi Media ini sidak di lokasi*



Magetan ,Duta Warta News - Tahun Anggaran 2020 Proyek peningkatan saluran Cangkring,lokasi kegiatan ada  di Jalan Cangkring Desa Sidorejo,Magetan, Jawa Timur.


Proyek infrastruktur senilai Rp.198 .000.000,- yang dikerjakan oleh CV. Multi Gesang diduga menyalahi Kontraktual dalam isi Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang ditetapkan sebagian.


Sebagian bahan yang dipasang bukan yang ada dalam perjanjian tertulisnya.Namun menggunakan batu kali  yang digali dari  lokasi proyek kegiatan lain.


Saat ditemui di lokasi kegiatan ,Pemilik CV Multi Gesang, Pulung L, mengakui akan pemasangan barang tersebut.Menurutnya, itu hanya sebagian yang dipasang dan tidak banyak.


Dengan menggunakan bahasa Jawa dalam menyampaikan keterangan atas penggunaan batu tersebut." Menawi watu mboten tumbas danten, niku mboten leres. Sebagian saking saluran, niku leres (Kalau batu semua tidak beli, itu tidak betul. Kalau sebagian dari saluran, itu betul),” kata Pulung, yang juga Kades setempat.saat dikonfirmasi via WhatsApp (7/9).


Anehnya, Kadid Sumber Daya Alam (SDA) Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Yuli K Iswahyudi, mengatakan, pihaknya tidak mempermasalahkan asal muasal batu yang digunakan untuk proyek, asal sesuai spesifikasi yang telah ditetapkan,"ungkapnya.


Ditambahkan ,“Asal sesuai spesifikasi, tidak masalah.Urusan batu dari mana, bukan urusan dinas,” terang Yuli, Rabu 9 September 2020.Sore hari saat ditanya awak media .


Masih ungkap Kadis PUPR Magetan,"memang, pihaknya pernah menolak pasir yang akan digunakan untuk membangun proyek tersebut sebanyak lima kali," ceritanya singkat.


“Kalau pasir, memang pernah kami tolak.Kalau tidak salah,sudah  lima kali kami tolak.Tapi sekarang pasir yang digunakan sudah memenuhi spesifikasi,” pungkasnya. (Red/Djul).

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama