Logopit-1595379189656

Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ,SMK Negeri 1 Kertosono Terapkan Protokol Kesehatan

 

Audiensi antara tim Gugus Tugas Covid-19 SMK dengan tim gugus tugas Covid-19 kecamatan Kertosono, pembelajaran tatap muka terbatas di ruang kelas SMK Negeri Kertosono


Nganjuk,Duta Warta News - Pembelajaran tatap muka terbatas di masa pandemi pencegahan penyebaran Covid-19 yang  kedua ini sebenarnya atas evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar yang dimulai tanggal 7 September 2020.

Salah satunya SMK Negeri 1 Kertosono, Kabupaten Nganjuk  yang melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah dengan surat ijin orang tua.

Saat ditemui di ruang Waka kesiswaan,Kepala SMKN 1 Kertosono,Drs. Gaguk Wiyono Heru mengungkapkan bahwa satu hal yang menjadi dasar dari kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas ini adalah Protokol kesehatan,"jelasnya.

Lebih lanjut, ungkap Gaguk,dengan belajar praktek serta Daring siswa tetap wajib
pakai Masker,jauhi kerumunan dan tetap jaga jarak,"sambungnya.

Kemudian, Gaguk menyampaikan ,"sebelum masuk pintu depan atau gerbang sekolah ,"tim satgas Covid-19 melakukan pengecekan kepada masing masing siswa dengan Thermo gun,dan dianjurkan cuci tangan dan penyemprotan disinfektan,"jelasnya.

Disampaikan pula oleh Gaguk bahwa sebelum memulainya pembelajaran tatap muka terbatas,tim Satgas Kecamatan Kertosono yang dipimpin Camat langsung melakukan tinjau lokasi , memastikan standar protokol kesehatan,pada tanggal 17 September 2020 ,"ungkapnya.

Di tempat yang sama, disampaikan oleh  Waka Humas,SMK Negeri 1 Kertosono,Ismail,S.T bahwa kondisi Kertosono dalam pandemi Covid-19 pada zona orange, kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan dengan standar protokol kesehatan,itu
Pesan dari pak camat,Mashudi Nurul Huda.

Hal itu dikatakan Saat audiensi antara tim gugus tugas Covid-19 sekolah dengan tim gugus tugas Covid-19 kecamatan bersama forpimcam Kertosono.

Saat semua siswa sudah memasuki lingkungan sekolah ,mereka memparkirkan kendaraan sesuai kondisi yang sama yakni tetap diurai sesuai protokol kesehatan .

Memasuki ruang kelas yang telah disediakan, posisi tata letak sarana prasarana berbeda seperti kondisi normal yakni berbentuk zik - zak agar mana kala terjadi kontak fisik tetap tidak bertatap muka langsung ,"jelasnya.

Sesampainya memasuki ruangan ,didepan ruang belajar , sekolah menyediakan desinpektan ,dan fastawel agar betul betul siap belajar .

Pembelajaran tatap muka di SMK Negeri Kertosono ini dengan mengunakan teknik Shift dengan mulai pukul 7.00 -10.00 wib.

1 kelas terisi hanya 12 siswa yang betul betul sehat,hinga waktu tiga jam yang disediakan habis dan tanpa rehat ,siswa langsung pulang.

Shif berikut masuk setelah 45 menit dan pukul 11.00 -13.45 ,siswa yang dalam kondisi tidak sehat.

"dalam Kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas ini ,tidak ada tuntutan ketuntasan,namun siswa tetap wajib patuhi semua mata pelajaran yang ada,"tambah Gaguk.

Saat Pembelajaran berlangsung guru berada di depan,dilarang mendatangi siswa yang sedang melaksanakan pembelajaran.

Tidak ada ketentuan
Produktifitas dalam pembelajaran.Namun
Tatap muka terbatas tetap menggunakan K-13 standar pembelajaran ,"ungkap Gaguk.

Pembelajaran produktif
tidak menjadikan target utama ,para guru juga menyiapkan Job sheet.

Shif berikutnya praktek di sekolah, disesuaikan materi ajar, termasuk sub kompetensi kemampuan siswa .

Ditanya soal tingkat kesulitan warga belajar ,?dengan tegas Kapala sekolah menjawab bahwa anak bisa komunikasi dengan guru mata pelajaran,"pungkasnya.

Jika siswa menemui kesulitannya ,"siswa bisa konsultasi pada shift berikutnya.(Red/Djul)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama