Logopit-1595379189656

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas ,SMA Negeri 1 Rejoso Terapkan Protokol Kesehatan Sekolah

 

Pembelajaran tatap muka terbatas di ruang kelas, SMA Negeri Rejoso (22/09/2020)


 Nganjuk,Duta Warta News - Saat memasuki gerbang depan sekolah dilakukan pengecekan oleh satgas Pencegahan penyebaran Covid-19.Selasa(22/09/2020).


Ketika anak anak berada di dalam lingkungan sekolah sambil antri mereka dichek dan dianjurkan memakai masker dan selalu cuci tangan .


Usai pemeriksaan dengan dichek,wajib  patuh dalam kondisi pandemi Covid-19  terutamanya protokol kesehatan guna tata laksana proses pembelajaran tatap muka terbatas .


Di lingkungan sekolah diatur sebelumnya, termasuk saat mulai berangkat sekolah hingga sampai di kelas.


Ditemui di ruang kerjanya ,Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Rejoso Dra.Lilik Wudiastutik,M.Si melalui Humasnya ,Samianto  menyampaikan bahwa sebelum masuk pintu depan ,tim gugus tugas Covid-19 selalu siap Thermo - gun untuk pengecekan suhu siswa ,"ungkap Ungkap.


Lebih lanjut ,ungkap Samianto bahwa untuk parkir kendaraan diurai di area parkir dengan jaga jarak dan wajib patuh protokol kesehatan,"paparnya.


Masih kata Samianto,"di ruang kelas,guru sudah ada didepan kelas untuk memastikan pemakaian masker anak anak yang mau belajar tatap muka,"jelasnya.


Sarana dan prasarana kelas tertata dengan standar protokol kesehatan maksimal 18 siswa dalam ruang tersebut,"jelasnya.


"cuci tangan menjadikan langkah yang kedua ,sebelum memasuki ruang belajar semua siswa wajib cuci tangan di wastafel yang sudah disediakan, termasuk sabun cuci dan hand sanitasir ,"paparnya.


Pembelajaran tatap muka terbatas masih membutuhkan waktu  3 jam tanpa istirahat, 1 kali dalam seminggu.


Lama tidak belajar normal ,saat ini waktunya melatih anak anak disiplin dan patuh protokol kesehatan hingga bangku atau tempat duduk  disisihkan ,sebelumnya bangku disemprot desinfektan dan ruang terbuka.


Usai pembelajaran tatap muka terbatas di ruang kelas ,anak anak semua dilibatkan untuk menutup jendela dan pintu kembali.


Bahan ajar sebagai pilihan  yang urgen disesuaikan dengan kelas masing masing guna ada penyesuaian termasuk memecahkan pelajaran yang pada tingkatan sulit.



Evaluasi dibebaskan untuk guru guru yang akan memberikan asismen dan penyederhanaan kurikulum menjadi ciri khas nantinya.



Untuk penyesuaian pembelajaran dimintakan kepada MGMP - Sekolah dan sejak dulu sesama mapel dikoordinir guru mapel senior.


Selaku Kepala berharap mudah mudahan masa pandemi Covid-19 ini  ada berkah dan bermanfaat,semua sabar dan diambil hikmah patuh protokol kesehatan.


Kepada orang tua siswa , anak tetap membutuhkan pendampingan orang tua dan selalu jaga kesehatan,anak tetap masuk sekolah.(Red/Djul)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama