Logopit-1595379189656

SMA Negeri 1 Kertosono Sampaikan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas















Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kertosono,Drs. Sumiyanto,M.Pd saat ada di lobi depan.



Nganjuk ,Duta Warta News - Masih dalam kondisi pandemi Covid-19 , Pembelajaran Daring menjadi langkah yang harus  diambil oleh seluruh lembaga pendidikan.


Mulai  Senin ,( 7/9/20)pelaksanaan kegiatan pembelajaran pada Zona orange di masa pandemi ini memperlakukan 12 siswa  maksimal di dalam kelas dengan memperhatikan protokol kesehatan.


Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kertosono,Drs. Sumiyanto,M.Pd saat ditemui di lobi depan, menyampaikan bahwa di lembaganya kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas di kelas dilakukan oleh setiap guru bidang studi,"ujarnya.


Lebih lanjut ,"kegiatan yang bersifat ekstra kurikuler tidak dilaksanakan, dan juga kegiatan seperti belanja anak saat mau masuk maupun istirahat kelas saat Kondisi normal ,kantin ditutup ,tidak ada kegiatannya,"paparnya.


Masih disampikan oleh  Sumiyanto," tempat peribadatan seperti masjid sekolah tidak untuk berjamaah ,"katanya.


Pembelajaran tatap muka terbatas pada lembaga pendidikan SMA Negeri 1 ini dimulai pukul  7.30 -10.30 wib ,guru dan siswa menggunakan protokol kesehatan ,tanpa rehat.


Dalam pantauan awak media duta warta.news di lingkungan sekolah mulai pintu depan di persiapkan tim gugus tugas Covid-19 yang melibatkan siswa dan sekuriti dengan  pemberian hand sanitizer juga pengecekan menggunakan thermo- gun serta menyarankan wajib pakai masker.


Sampai masuk di sekolah , sekitar lingkungan kelas juga disediakan wastafel untuk cuci tangan pakai sabun .

 

Semua pembelajaran dalam bentuk tatap muka ,siswa wajib hadir di sekolah ,sistim langsung terbatas.


 Sumiyanto menyatakan bahwa pembelajaran pada ada tingkat kesulitannya,semakin sulit pelajaran itu semakin banyak alokasi waktu yang dipersiapkan oleh para guru,"jelasnya .


Ditekankan lagi oleh mantan Kasek SMA Patianrowo ini bahwa pembelajaran dalam pemberian materi ajar juga perlu yang  proporsional sesuai dengan tingkat kesulitannya, khususnya diperuntukkan anak anak  kelas  XII yang sebentar lagi menghadapi akhir sekolah.


Sumiyanto memohon doanya  kepada seluruh orang tua siswa dan komite sekolah agar anak anak kelas  XII, menghadapi ujian  tingkat nasional ,semoga berhasil dengan hasil yang memuaskan.(Red/Djul)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama