Logopit-1595379189656

SMK Negeri 3 Jombang Siapkan Pembelajaran Praktek Tatap Muka


Drs.Gatot Wachid Widharto,M.Mpd saat diwawancarai di ruang kerjanya.


Jombang,Duta Warta News- Drs.Gatot Wachid Widharto,M.Mpd,Kepala Sekolah SMK Negeri 3 Jombang menyampaikan bahwa dalam  proses belajar dan mengajar tatap muka di sekolah wajib mengikuti anjuran dari pemerintah.


Hal itu sudah tertuang dalam keputusan bersama empat menteri tentang panduan pembelajaran di masa pandemi COVID-19 Nomor : 210/Sipres/A6/VIII/2020 tanggal 7 agustus 2020 bahwa satuan pendidikan di zona oranye dan merah dilarang melakukan pembelajaran tatap muka.



Lebih lanjut,Gatot mengatakan pada awak media Duta Warta News " kita  diperbolehkan untuk melaksanakan proses belajar dan mengajar tatap muka disekolah,dalam praktik sebulan sekali ,itupun tidak boleh saling pinjam alat praktikum,"ungkapnya


 Persiapan tetap menggunakan daring dalam pembelajaran teori,"jelas pria yang sebentar lagi menunggu masa pensiun ini.


Masih ungkap pria berkacamata ," rencananya minggu depan dengan beberapa  pertimbangan dan mematuhi protokol kesehatan akan melaksanakan praktek tatap muka,"jelasnya.


Disinggung tentang protokol kesehatan,Tim Gugus Tugas Covid-19 di sekolah,sebagian dari tenaga pendidik,staf dan juga dilibatkannya siswa dengan mengamati serta melakukan pengecekan fisik dengan thermo - gun,"jelasnya.


Keberangkatan siswa tidak diperbolehkan naik kendaraan umum atau angkutan antar kota ,orang tua wajib memberi bekal makan kepada anaknya saat hendak ke sekolah,"katanya.



Sambil bincang santai, Gatot menyampaikan," perlu mempersiapkan dalam melaksanakan pembelajaran praktek tatap muka disekolah, seperti tempat cuci tangan di luar kelas maupun didepan kelas masing-masing,"katanya


Lembaga menyediakan tempat cuci tangan didalam kelas, sabun pembersih tangan disetiap tempat cuci tangan atau hand sanitizer, masker untuk peserta didik dan guru, thermo- gun ,"ucapnya 


 Untuk kegiatan siswa hanya 3 jam pada setiap sift  dan hanya dua sift di sekolah, Mushola dan kantin ditutup," cetusnya 


Kemudian tanda jaga jarak 1,5 meter, tanda jaga jarak di tempat cuci tangan, tanda jaga jarak ditempat parkir sekolah, tanda area wajib masker di sekolah dan surat persetujuan dari orang tua atau wali murid yang menyetujui putra dan putrinya melakukan pembelajaran praktek tatap muka ," katanya.


Diakhir pembicaraan, Persiapan pembelajaran praktek tatap muka mempersiapkan lingkungan sesuai protokol kesehatan,memakai  masker  termasuk sekolah  menyiapkan tempat wastafel,"ungkasnya.(Red/Djul)

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama